Showing posts with label Cerpen. Show all posts
Showing posts with label Cerpen. Show all posts

Wednesday, February 22

CERPEN: Pengangguran

Ilustrasi (sumber gambar: google.com) Oleh: Hendijo Tuhan telah mati... (Friedrich Wilhelm Nietzsche) "Tuhan tidak mati...Ia ...

Saturday, February 18

Mak, Aku Ingin Menyusulmu ke Akherat

Oleh: Sanghyang Mughni Pancaniti. Nenek tua itu, akhirnya bertemu yang maha Sunyi di umur 101 tahun. Anaknya yang juga telah berusia,...

Sunday, February 12

Penjagal Itu Telah Mati

Ilustrasi (sumber gambar. Google.com Cerpen Gunawan Budi Susanto Dia mati . Kematian yang wajar. Kata orang, lantaran sakit menahun...

Tuesday, January 24

Dengan Tahi Dan Darahnya Dia Menulis (Mengenang Marquis De Sadde)

Oleh: Sanghyang Mughni Pancaniti Namanya Marquis de Sadde . Di lelaki tua yang berbadan tegap, wajah putih, mempesona, namun sedikit ge...

Wednesday, November 9

Cerpen: Setelah 16.200 hari

Oleh:Triyanto Triwikromo – Cerita untuk Gus Mus dan almarhumah Nyai Siti Fatmah Mustofa /1/ “ALLAH telah mengutusku, Nyai.” 1 ...

Friday, May 27

DIA YANG MENYUNGGING KALAM TUHAN Nopel Bioghrafi KH. Q. Ahmad Syahid (Bagian l)

Oleh: Sanghyang Mughni Pancaniti Pada mata Dayat, ada air mata yang hendak tumpah. Ada rasa sakit yang tertahan. Ia mencoba menguatkan...

Wednesday, March 9

SEKALI SAJA, IBU, AKU INGIN MEMBASUH KAKIMU (Sebuah Cerpen)

Oleh:Sanghyang Mughni Pancaniti Malam ini, di gubuk yang sudah hampir punah ditelan usia, aku terduduk di samping ibuku. Bersama istriku...